KangJaz.com

Tempat Tips, Tutorial dan Source Code dari seorang newbie

Mengenal dan Membuat Array pada PHP

07 Desember 2017 | Kategori : PHP

Mengenal dan Membuat Array pada PHP - Pada kesempatan kali ini, kita akan belajar tentang array dalam bahasa pemrograman PHP. Tak hanya dalam pemrogramman php, array juga ada dalam bahasa pemrogramman lain seperti java, C++, C dll.

array.jpg

Apa sih array itu ?

array merupakan suatu pengenal di dalam program yang berfungsi menampung beberapa nilai yang saling berkaitan. Nilai-nilai yang ada di dalam suatu array disebut dengan elemen array. Kita bisa mengakses elemen array dengan melalui index array.

Pada bahasa pemrogramman lain, setiap elemen yang terdapat dalam suatu array harus memiliki nilai yang sejenis (tipe data yang sama). Namun, dalam pemrogramman php, kita diizinkan untuk mendefinisikan array yang setiap elemennya memiliki tipe data yang berbeda, sebagai contoh silahkan lihat penggalan data di bawah ini :

$array = array("satu", 1.5, 2);

Pada contoh di atas, variabel $array merupakan array yang memiliki 3 elemen dengan tipe data yang berbeda. Pada elemen pertama bertipe string, elemen kedua bertipe data float, dan pada elemen terakhir bertipe integer.

Jenis Array pada PHP

Dalam bahasa pemrogramman php, array dibagi menjadi dua jenis yaitu :

1. Array Berindeks (indexed array)

Array berindeks merupakan array yang diindeks berdasarkan nomor/angka. index array dalam pemrogramman Php pada umumnya dimulai dari angka 0 (nol). sebagai contoh silahkan perhatikan script di bawah ini :

$array = array("aku", "sayang", "kamu");

Pada contoh script di atas, variabel $array yang merupakan array memiliki 3 elemen. Elemen "aku" memiliki index 0, elemen kedua "sayang" memiliki index 1, dan seterusnya. Jika sobat ingin mengakses elemennya, sobat tinggal menuliskan nama variabel beserta index elemennya. Contoh, misal sobat ingin mengakses elemen ke tiga, maka sobat tinggal menulis $array[2].

2. Array Asosiatif (associative array)

Array asosiatif merupakan sebuah array yang berindeks berdasarkan nama tertentu. berbeda dengan array berindeks, pada array asosiatif kita diharuskan memberi nama index elemen pada setiap elemen array-nya. Secara umum, penulisan array asosiatif sebagai berikut :

$variabel = array( index elemen => elemen array);

Sebagai contoh silahkan lihat script di bawah ini :

$array = array("jkt" => "Jakarta", "sby" => "Surabaya", "bdg" => "Bandung");

Pada contoh di atas, yang termasuk elemen array adalah "Jakarta", "Surabaya", dan "Bandung", sedangkan yang menjadi index nya adalah "jkt", "sby", dan "bdg". Nah, jika sobat ingin mengakses elemen "Surabaya" misal, sobat tinggal menuliskan $array["sby"].

Membuat Array pada PHP

Dalam bahasa pemrograman php, kita bisa membuat array melalui dua cara, yaitu dengan menggunakan fungsi array() atau dengan membuat elemen-elemen array dan mengisi nilai-nilainya secara langsung. Untuk lebih jelasnya, silahkan sobat lihat contoh di bawah ini :

  • Membuat array menggunakan fungsi array()

    Untuk array berindex

    $array = array("Pemrogramman", "Database", "Desain");

    Untuk array asosiatif

    $array = array("jkt" => "Jakarta", "sby" => "Surabaya", "bdg" => "Bandung");
  • Membuat array secara langsung

    Untuk array berindex

    $array[0] = "pemrogramman";
    $array[1] = "Database";
    $array[2] = "Desain";

    Untuk array asosiatif

    $array["jkt"] = "Jakarta";
    $array["sby"] = "Surabaya";
    $array["bdg"] = "Bandung";

    Pada cara kedua ini, sobat bisa dengan mudah menambah elemen array baru sesuai kebutuhan, misal sobat ingin menambahkan data pada :

    array berindex

    $array[3] = "Otomotif";
    $array[4] = "Jaringan Komputer";

    array asosiatif

    $array["kdr"] = "Kediri";
    $array["njk"] = "Nganjuk";

Baik sobat, saya rasa cukup sekian untuk kali ini. Semoga sedikit ilmu ini bisa bermanfaat buat sobat semua