KangJaz.com

Tempat Tips, Tutorial dan Source Code dari seorang newbie

Mengembalikan GRUB Linux Mint yang Rusak atau Terhapus

30 Juli 2017 | Kategori : Linux

Mengembalikan GRUB Linux Mint yang Rusak atau Terhapus - Bagi sobat pengguna sistem operasi linux khususnya linux mint maupun ubuntu, pastinya pernah mengalami masalah dimana kita tidak bisa booting. Hal ini dikarenakan hilang / rusaknya GRUB pada linux kita. GRUB sendiri merupakan file booting yang ada pada sistem operasi linux, jika dalam sistem operasi windows file ini disebut MBR (Master Boot Record).

Apa sih penyebab rusaknya sistem GRUB ?

Hilang / rusaknya sistem GRUB bisa disebabkan oleh beberapa faktor seperti dikarenakan proses booting maupun shutdown yang tidak berjalan sempurna, terhapus baik sengaja maupun tanpa sengaja, terkena virus atau bisa juga tertimpa sistem MBR windows (kasus yang sering dialami oleh pengguna dual boot).

Bagaimana cara memperbaiki sistem GRUB ?

Nah bagi sobat yang sistem GRUB nya rusak / terhapus jangan buru-buru melakukan INUL (Install Ulang) sistem linuxnya karena pada kesempatan kali ini saya akan berbagi solusi mengatasi sistem GRUB yang rusak / terhapus tanpa harus install ulang linux.

Beberapa hal yang perlu dipersiapkan tentunya CD Installer linux atau sobat bisa juga menggunakan flashdisk bootable yang sudah sobat buat sebelumnya, dan pastikan versinya sama / diatas dari sistem operasi linux kita ya sob.

Nah, setelah mempersiapkan CD Installer / bootablenya sekarang silahkan sobat masuk bios dan set booting awal ke CD/DVD bagi sobat yang menggunakan CD Installer, untuk sobat yang menggunakan flashdisk bootable silahkan setting booting awal ke flashdisk ya sob.

Setelah semua persiapan selesai, silahkan sobat masuk ke tampilan live cd sistem linuxnya, bagi sobat pengguna linux mint sobat tinggal tunggu waktu bootingnya dan sobat akan langsung dibawa ke tampilan live cd nya, sementara bagi sobat pengguna ubuntu, silahkan sobat pilih try ubuntu. Jika sudah masuk ke tampilan live cd, silahkan sobat ikuti langkah-langkah di bawah ini :

1. Masuk terminal dan ke mode super user

Langkah pertama tentunya sobat harus membuka terminal bus lalu silahkan sobat masuk mode super user dengan mengetikkan perintah :

sudo su

lalu tekan enter, seperti pada gambar di bawah ini :

grub-1.png

2. Cari letak sistem linux sobat

Setelah kita masuk ke mode super user, langkah selanjutnya adalah mencari dimana lokasi sistem linux kita terinstall. Untuk mencarinya silahkan sobat gunakan perintah :

fdisk -l

kemudian tekan enter. Sehingga akan muncul tampilan seperti pada gambar di bawah ini :

grub-2.png

Pada gambar di atas terlihat sistem operasi linux ada pada /dev/sda6 dan /dev/sda8. Sebenarnya lokasi penginstallan tidak selalu sama ya sob, jadi sesuaikan dengan sistem sobat semua. Loh, kok ada dua ya? sobat jangan bingung, kenapa partisi yang terinstall linux punya saya ada dua, itu dikarenakan pada saat proses intallasi saya memisahkan antara partisi untuk system / root dengan partisi untuk home, untuk partisi system / root saya beri 30gb, berarti dengan demikian, partisi system yang saya miliki ada pada dev/sda6.

3. Mount partisi system

Setelah kita mengetahui letak partisi systemnya, langkah selanjutnya adalah melakukan mount partisi dengan menggunakan perintah :

mount /dev/sda6 /mnt

Perlu sobat ingat lokasi system harap sobat sesuaikan dengan lokasi system punya sobat ya. Jika sudah silahkan sobat tekan enter. Jika tidak ada kesalahan, maka akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini :

grub-3.png

4. Install GRUB

Setelah proses mount berhasil, langkah selanjutnya adalah melakukan penginstallan file GRUB. Silahkan sobat ketikkan perintah berikut ini di terminal :

grub-install --root-directory /mnt /dev/sda

atau silahkan sobat lihat gambar di bawah ini :

grub-4.png

Jika benar maka tidak akan ada pesan error dengan ditandai adanya kata No error reported pada akhir proses installasinya.

5. Update Grub

Setelah selesai melakukan proses installasi, sekarang tinggal melakukan update list GRUB dengan menggunakan perintah :

update-grub

6. Restart PC / Laptop

Akhirnya kita sampai pada langkah terakhir yaitu melakukan restart komputer / laptop milik sobat. Silahkan sobat restart komputer / laptop sobat dan jangan lupa untuk mengeluarkan CD Installer / Flashdisk bootable nya agar tidak booting lagi ke mode live cd.

Jika proses di atas berhasil maka sobat akan melihat tampilan GRUB seperti sediakala dan sobat bisa kembali menikamti fasilitas sistem operasi linux sobat tanpa harus kehilangan software-software yang sudah sobat install.

Baik sobat saya rasa cukup sekian dulu coretan saya pada kesempatan kali ini, semoga bisa bermanfaat bagi sobat semua khususnya bagi sobat pengguna sistem operasi linux mint / ubuntu yang mengalami kejadian dimana sistem GRUB nya rusak / terhapus.

CMIIW