KangJaz.com

Tempat Tips, Tutorial dan Source Code dari seorang newbie

Cara Mengubah Base URL CodeIgniter Menjadi Dinamis

03 Juli 2018 | Kategori : CodeIgniter

Apa kabar sobat semua ? lama juga tidak menyapa sobat semua, semoga sobat selalu dalam keadaan sehat ya. Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi tutorial tentang cara mengubah Base_url codeigniter menjadi dinamis.

base_url.png

Seperti yang kita ketahui bahwa Base_url merupakan sebuah fungsi yang digunakan untuk membuat sebuah url dasar untuk mengakses resource yang ada pada folder root project. Saat pembuatan sebuah project awal menggunakan CodeIgniter pastinya hal pertama yang akan kita lakukan adalah mengkonfigurasi base_url-nya, hal ini perlu kita lakukan agar project yang kita buat bisa kita akses.

Secara default script konfigurasi base_url pada CodeIgniter adalah sebagai berikut :

$config['base_url'] = '';

Lalu jika kita ingin membuat sebuah project misalkan kita buat olshop, maka kita perlu mengkonfigurasi base_url-nya menjadi seperti di bawah ini :

$config['base_url'] = 'http://localhost/olshop';

Kenapa kita ubah base_url menjadi dinamis ?

Sebenarnya ini hanya untuk mempermudahkan kita saja agar tidak merubah secara manual konfigurasi base_url tiap kita rename nama project misalnya. Bisa sobat bayangkan jika setiap kita me-rename folder project maka kita harus merubah konfigurasi base_url pasti hal tersebut sedikit merepotkan bukan hehehe.. bilang saja saya malas :P

Bagaimana cara merubahnya menjadi dinamis ?

Nah, bagi sobat yang ingin merubah konfigurasi base_url CodeIgniter menjadi dinamis, silahkan sobat ganti script base_url nya menjadi seperti di bawah ini :

@$config['base_url'] = ((isset($_SERVER['HTTPS']) && $_SERVER['HTTPS'] == "on") ? "https" : "http");
@$config['base_url'] .= "://".$_SERVER['HTTP_HOST'];
@$config['base_url'] .= str_replace(basename($_SERVER['SCRIPT_NAME']), "", $_SERVER['SCRIPT_NAME']);

jika sudah silahkan sobat simpan file-nya.

Sedikit penjelasan tentang script di atas ya sob :

  1. Pada script pertama merupakan script untuk mengetahui apakah protokol yang digunakan adalah HTTPS ataukah HTTP. Jika menggunakan HTTPS maka akan digunakan HTTPS, jika tidak maka yang digunakan adalah HTTP.
  2. Pada script kedua merupakan script lanjutan dari script yang pertama, sehingga hasil dari script pertama akan ditempelkan dengan host nya.
  3. Pada script ketiga merupakan script lanjutan dari script yang ke dua, sehingga hasil dari script pertama dan kedua akan ditempelkan pada script ke tiga. Nah, pada script ketiga ini yang akan menghasilkan path halaman yang sedang kita akses.

Baik sobat saya rasa cukup ini tutorial yang bisa saya berikan kali ini, semoga sedikit coretan ini bisa bermanfaat buat sobat semua.

CMIIW